Pelaksanaan Upacara hari jadi Pramuka ke-56 sekaligus penutupan Kemah Bhakti di Bumi Perkemahan Bumi Dipasena Abadi

Pelaksanaan Upacara hari jadi Pramuka ke-56 sekaligus penutupan Kemah Bhakti di Bumi Perkemahan Bumi Dipasena Abadi

Upacara Hari Jadi Pramuka ke-56 tahun 2017 di Bumi Perkemahan Bumi Dipasena Abadi 
Setelah 2 hari dilakukan berbagai macam kegiatan perkemahan maka sampailah pada puncak kegiatan hari jadi Pramuka ke-56.  Upacara hari jadi pramuka ini diikuti oleh seluruh peserta Kemah Bhakti di Bumi Perkemahan Bumi Dipasena Abadi.  Upacara ini juga dihadiri oleh Ka. Mabiran kecamatan Rawajitu Timur, Koramil Rawajitu Selatan, Kapolsek Rawajitu Selatan, Ka. Kwaran Rawajitu Timur, K3S Rawajitu Timur, Ka. Mabigus se Rawajitu Timur, Perwakilan P3UW Lampung, Ka. Mabisa se Rawajitu Timur, Korin Bumi Dipasena Abadi, BPK Bumi Dipasena Abadi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Bumi Dipasena Abadi.

Sambutan ketua Panitia Kemah Bhakti 2017 
Dalam Sambutannya ketua panitia Kemah Bhakti ini sekaligus ketua panitia hari jadi Pramuka ke-56 tahun 2017, kak Aidin Bakhtiar mengatakan bahwa  kegiatan ini bisa berlangsung dengan lancar sesuai dengan yang direncanakan berkat kerjasama dari semua pihak yang mendukung pelaksanaan acara ini.  Ucapan terimakasih juga beliau sampaikan kepada kepada segenap panitia dan DKR Kwaran Rawajitu Timur.  Selama 3 hari berkumpul dan melakukan berbagai macam kegiatan, kiranya hal ini dapat memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan.  Keakraban dan kerukunan selalu terjalin.  
Sambutan Ka. Mabiran Rawajitu Timur dalam Peringatan hari Jadi Pramuka ke 56 di Bumi Dipasena Abadi 
Pada kesempatan ini juga Ka. Mabiran Rawajitu timur, kak Amad, S.Pd. M.Pd. membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yaitu Dr. Adhyaksa Dault, Sh.M.SI.  Dalam sambutan tersebut beliau menyampaikan bahwa gerakan kepanduan sebagai cikal bakal gerakan pramuka telah ada di bumi pertiwi sejak masa penjajahan Belanda.  Nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia.  Setiap Pramuka adalah kantor berita, yang artinya anggota Pramuka harus lebih aktif, produktif dan kreatif dalam menyuarakan keadaan di sekitarnya.  Menolak berita hoax atau palsu.  Pramuka tidak sekedar hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi produsen informasi.

Di akhir teks sambutannya, Ketua Kwartir Nasional juga mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan dari Gerakan Pramuka.   Terimakasih atas jasa-jasanya, pengabdian dan kerjasama selama ini dalam meningkatkan aktifitas dan kualitas Gerakan Pramuka.
Read More
Disinilah dilaksanakan Kemah Bhakti Se Rawajitu timur tahun 2017

Disinilah dilaksanakan Kemah Bhakti Se Rawajitu timur tahun 2017

Dalam rangka memperingat hari jadi Pramuka, Kwartir Ranting Rawajitu Timur menggelar kemah Bhakti setiap tahunnya. Kemah tersebut dilaksanakan secara bergilir antar gudep (gugus depan).  Bertepatan dengan ulang tahun Pramuka yang ke 56 ini, Kemah Bhakti dilaksanakan di Gudep 08.06.21.06  SDN 01 Bumi Dipasena Abadi Kwartir Ranting Rawajitu Timur.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Kemah Bhakti, Kak Aidin  Bhaktiar menyampaikan bahwa kemah ini diharapkan dapat memupuk persatuan dan kesatuan; Satu Pramuka, Satu Untuk Indonesia dan Jayalah Negeriku.  Kemah ini diikuti oleh seluruh gudep Se Rawajitu Timur yang berjumlah 14 Gudep.  Pendanaan kegiatan ini bersumber dari dana kas Kwartir Ranting Rawajitu Timur, masing-masing Gudep, Pemerintah Kampung Bumi Dipasena Abadi, PI (Pengurus Infra) simpatisan dari Saudara Dirman (Partai Gerindra) dan tokoh masyarakat.


Kegiatan Kemah Bhakti ini dilaksanakan selama 3 hari, yaitu tanggal 12-14 Agustus 2017 dengan berbagai macam kegiatan. Upacara pembukaan kemah bhakti ini dihadiri oleh mabicam, K3S, Kamabigus se rawajitu timur, Mabisa (Kepala Kampung Bumi Dipasena Abadi), PI, BPK, Karang Taruna, PKK dan tokoh masyarakat Bumi Dipasena Abadi.

Pelaksanaan pembukaan Kemah Bhakti hari jadi Pramuka ke 56 tahun di Bumi Perkemahan Bumi Dipasena Abadi 

Read More
"Gusdur" bersama masyarakat membangun jalan dalam program Gerbang Desa Saburai 2017

"Gusdur" bersama masyarakat membangun jalan dalam program Gerbang Desa Saburai 2017

Secara bertahap Pemerintah Kampung Bumi Dipasena Abadi terus melakukan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.  Dari tahun ke tahun, selain air bersih,  pembangunan jalan merupakan prioritas utama dalam pembangunan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung.  

Pada tahun 2017 ini alokasi terbesar pembangunan diprioritaskan ke pembangunan jalan.  Pendanaan bersumber dari Bantuan propinsi berupa Program Gerbang Desa Saburai, Dana Kampung dari Pemerintah Pusat dan Alokasi Dana Kampung dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.  Masyarakat Kampung Bumi Dipasena Abadi juga berperan aktif dalam mensukseskan program tersebut melalui swadaya tenaga dengan bergotong royong bahu membahu membersihkan lokasi jalan dan melakukan pemasangan beton bertulang.

Pada tahun 2017 ini Kampung Bumi Dipasena Abadi mendapat bantuan dari Propinsi Lampung berupa Dana Gerbang (Gerakan Membangun) Desa Saburai yang dalam Musyawarah kampung dialokasikan ke pembangunan jalan.    


Tampak Bapak Kepala Kampung Bumi Dipasena Abadi yang akrab disapa "Gusdur" ini membaur dengan masyarakat dalam kegiatan pembangunan jalan di wilayah RW 01 dan RW 02.
Read More
Minimnya Kebutuhan Air Bersih di Kampung Bumi Dipasena Abadi

Minimnya Kebutuhan Air Bersih di Kampung Bumi Dipasena Abadi

Air merupakan kebutuhan yang sangat penting, terutama di Kampung Bumi Dipasena Abadi.  Sumber kebutuhan air di Kampung ini sepenuhnya berasal dari air hujan yang ditampung ke dalam bak penampungan.  Dengan air hujan itulah masyarakat Kampung Bumi Dipasena Abadi dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya untuk mandi, mencuci, memasak dan lain-lain.  Pada musim hujan mungkin kebutuhan air tetap bisa terpenuhi, tetapi bagaimana dengan musim kemarau panjang?  Hal inilah yang menjadi permasalahan tiap tahunnya.  Bahkan masyarakat yang mempunyai bak penampungan cukup besar pun tetap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air di musim kemarau.   Jika musim kemarau tiba masyarakat banyak membuat sumur di infra yang kedalamannya kira-kira 5 meter.  Air yang didapatpun masih payau (asin) karena itu merupakan resapan dari air kanal  yang memang airnya asin. Sebagian lagi masyarakat membeli air bersih yang dimuat klotok  yang harganya berkisar Rp. 500.000,- hingga Rp. 1.500.000.  Itupun airnya hanya terpakai dalam seminggu atau 2 minggu.  Karena mahalnya kebutuhan air bersih di musim kemarau, maka Pemerintah Kampung berupaya semaksimal mungkin untuk pengadaan sumur bor.  Setelah melalui musyawarah kampung maka diputuskanlah pembangunan sumur bor yang dalam RPJM dilaksanakan tahun 2017 dilaksanakan lebih awal di tahun 2015.  


  Pengerjaan pembuatan sumur bor

  Pengerjaan pembuatan tower sumur bor

Dengan terbangunnya sumur bor di kampung Bumi Dipasena Abadi yang terletak di infra 14/15 belakang kantor kampung dapat membantu kebutuhan air di musim kemarau walapun air yang dihasilkan belum layak konsumsi tetapi bisa untuk memenuhi kebutuhan mandi, mencuci dan lain-lain.  Semoga kedepannya dapat dibangun lagi sumurbor di beberapa titik lain di Kampung Bumi Dipasena Abadi.
Read More
Inilah Pembangunan di Kampung Bumi Dipasena Abadi Selama 2 Tahun Terakhir (Bagian I)

Inilah Pembangunan di Kampung Bumi Dipasena Abadi Selama 2 Tahun Terakhir (Bagian I)

Kampung Bumi Dipasena Abadi merupakan salah satu dari 8 Kampung di kecamatan Rawajitu Timur Kabupaten Tulang Bawang.  Tak ubahnya dengan kampung-kampung lain, Bumi Dipasena Abadi sedang gencar-gencarnya melaksanakan Pembangunan di berbagai bidang.  Adanya Program pembangunan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang memberikan stimulant khusus bagi masyarakat kampung untuk berperan aktif dalam mendukung Program Pembangunan tersebut.  Dengan demikian, apa yang dilakukan oleh Pemerintah mendapat respon positif dari masyarakat kampung.



Semangat gotong-royong merupakan ciri khas masyarakat kampung.  Begitulah yang terjadi di Kampung Bumi Dipasena Abadi.  Dalam mensukseskan program pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang disebut GSMK (Gerakan Serentak Membangunan Kampung) masyarakat antusias bergotong-royong membersihkan lingkungan untuk pembangunan jalan.  Bahkan untuk memberdayakan masyarakat, pelaksaksanaan pembangunan jalan dilakukan oleh tenaga ahli dari masyarakat setempat.  Dan pengawasannyapun dilakukan oleh seluruh masyarakat Kampung Bumi Dipasena Abadi.

Berikut beberapa pembangunan dan rehab yang dilakukan di Kampung Bumi Dipasena Abadi selama dua tahun terakhir (2015 dan 2016) :

1.  Pembangunan Jalan
Program GSMK dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk Kampung Bumi Dipasena Abadi selama beberapa tahun terakhir dialokasikan ke pembangunan jalan.  Dengan adanya GSMK ini masyarakat dapat  merasakan manfaatnya secara langsung.  Jalan yang tadinya becek saat musim hujan, berdebu saat musim kemarau akhirnya menjadi lebih baik.  

2.  Rehab Teras TPA
Bangunan TPA Nurul 'Ibad yang sudah mulai rapuh dimakan usia juga tak lepas dari perhatian pemerintah Kampung Bumi Dipasena Abadi.  Dana Kampung dari Pemerintah Pusat sebagaian dialokasikan untuk melakukan rehab teras TPA.  Untuk rehab sepenuhnya belum bisa dilakukan, mengingat kebutuhan anggaran yang belum memadai.  Semoga di tahun-tahun mendatang bisa dilakukan.  Ini saja sudah lebih dari cukup untuk saat ini.

3.  Pembangunan Parkir Motor Kendaraan di Masjid Nurul 'Ibad
Fasilitas tempat ibadah juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kampung Bumi Dipasena Abadi.  Sebagian Dana Kampung dialokasikan ke Pembangunan Tempat Parkir Masjid.  

........  bersambung ke bagian kedua
Read More
Rencana Pembangunan Jembatan Kampung Bumi Dipasena Abadi

Rencana Pembangunan Jembatan Kampung Bumi Dipasena Abadi

Jembatan merupakan satu-satunya akses jalan darat di Kampung Bumi Dipasena Abadi. Masyarakat Kampung yang terletak di penghujung Kabupaten Tulang Bawang ini berencana membangun jembatan penyeberangan untuk memperlancar transportasi darat.  sebenarnya impian ini sudah timbul sejak beberapa tahun yang lalu.  Namun baru di tahun 2016 ini rencana tersebut mendapatkan titik terang.  Masalah pendanaan merupakan hal utama yang dihadapi.  Namun dengan adanya Dana Kampung dan Dana GSMK maka masyrakat Kampung Bumi Dipasena Abadi mulai membangkitkan semangat lagi untuk membangun kampung.  Dengan menggabungkan dana dari berbagai sumber, yaitu Dana Kampung, Dana GSMK (Gerakan Serentak Membangun Kampung) dan swadaya masyarakat ditahun 2016 ini semoga pembangunan jembatan kampung terwujud.

Transportasi untuk akses ke luar kampung selama ini menggunakan fasilitas penyeberangan yang disebut ponton penyeberangan.  Ponton penyeberangan yang digunakan saat ini belum maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi.  Sulitnya menaikkan kendaraan (motor) ke ponton dan menurunkan kendaraan dari ponton merupakan salah satu masalah yang dihadapi.  Belum lagi pada saat musim hujan tiba.  Jalan tanah yang licin membuat kita harus berhati-hati agar tidak tergilincir.  Kanal (air) selebar 100 meter dengan arus yang deras merupakan tantangan bagi sopir ponton dalam mengendalikan ponton.  

   Semoga impian masyarakat Kampung Bumi Dipasena Abadi terwujud di tahun 2016 ini.
Read More
Gema HUT RI ke-71 di Kampung Bumi Dipasena Abadi

Gema HUT RI ke-71 di Kampung Bumi Dipasena Abadi

Rupanya tidak selesai di tanggal 17-nya, peringatan HUT RI ke-71 di Kampung Bumi Dipasena Abadi dilanjutkan dihari berikutnya tanggal 18 Agustus 2016.  Kali ini di hadiri oleh Camat Rawajitu Timur, Kapolsek Rawajitu, Danramil Rawajitu, para tokoh masyarakat, lembaga-lembaga dan masyarakat Kampung Bumi Dipasena Abadi.

Dalam sambutan resminya Kepala Kampung Bumi Dipasena Abadi yaitu Bapak Nuh Hudawi yang akrab di sapa dengan sebutan Gus Dur menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak terutama Camat Rawajitu Timur,Danramil dan Kapolsek Rawajitu yang telah meluangkan waktunya hadir di Kampung Bumi Dipasena Abadi dalam rangka turut memeriahkan peringatan HUT RI ke-71.  Selain itu Gus Dur juga berpesan bahwa kita harus banyak komunikasi positif antar instansi maupun lembaga-lembaga yang ada agar terjalin kebersamaan dalam memajukan kampung yang kita cintai ini.  Pembangunan jalan yang saat ini dilaksanakan di tanah merah yang merupakan akses jalan darat antar kampung juga tidak lepas dari peran serta Kapolsek dan Danramil Rawajitu, juga Camat Rawajitu Timur.


Pada kesempatan yang sama camat Rawajitu Timur, Bapak Amad,M.Pd. memberikan doorprize yang unik kepada masyarakat yang hadir.  Beliau menyanyikan sebuah lagu dan meminta kepada masyarakat yang hadir untuk bisa menyanyikan lagi dengan nada yang sama.  Sambutan yang meriah dari masyarakat yang hadir membuat suana jadi riang dan penuh semangat.

Akhirnya terpilih beberapa orang ibu-ibu yang medapat doorprize dari Pak Camat Rawajitu Timur.



Berikut ini beberapa dokumentasi yang sempat diabadikan :
    Bapak Camat Rawajitu Timur (kiri) dan Kapolsek Rawajitu


   Kapolsek Rawajitu,Bapak Mulyadi memberikan doorprize kepada salah satu ibu-ibu yang hadir


   Danramil Rawajitu memberikan doorprize kepada 2 orang murid SD yang mengetahui pilar-pilar kebangsaan.


   Pemberian hadiah berbagai lomba yang diikuti oleh anak-anak SDN 01 Bumi Dipasena Abadi 

Read More